Pendakian Gunung Bawakaraeng Sulawesi Selatan

Pendakian Gunung Bawakaraeng Sulawesi Selatan, info gunung bawakareng, pesona gunung bawakaraeng


Sulawesi mempunyai banyak pesona alam yang tersembunyi, dari pantai seperti halnya postingan penulis sebelumnya tentang Pantai Tanjung Bira Wisata Pantai yang paling terkenal di Sulawesi Selatan, pegunungan-pegunungan, tempat-tempat wisata budaya diantaranya di Toraja sulawesi selatan seperti tulisan penulis di Wisata Budaya Ke'Te Kesu' Toraja, Ok langsun saja ke topik kita di artikel ini.

Gunung Bawakareang yang terletak di kabupaten gowa Sulawesi Selatan dilereng gunung ini terdapat wilayah ketinggian Malino, tempat wisata terkenal di sulawesi selatan secara ekologis Gunung Bawakaraeng ini memiliki posisi penting karena menjadi sumber penyimpanan air untuk kabupaten dan kota di sekitarnya,

Arti nama Gunung Bawakarenang memiliki arti sendiri yang dipercayai oleh masyarakt yang tinggal di lereng Gunung Bawakaraeng, Bawa artinya Mulut sedangkan Karaeng artinya Tuhan, jadi Gunung Bawakaraeng diartikan Mulut Tuhan.

 

Beberapa Misteri, Ritual dan Mitos-mitos di Gunung Bawakaraeng

Pada 1980-an, seorang pendaki wanita bernama Noni bunuh diri di pos 3 Bawakaraeng. Dia menggantung dirinya di sebuah pohon. Dugaan penyebabnya karena patah hati.

Pohon itu masih berdiri hingga kini. Bentuknya anker, seanker kejadian di baliknya. Batangnya besar bercabang; daunnya habis ‘tak tersisa.

Bagi yang sudah mendaki Bawakaraeng, pasti kenal betul dengan pohon itu karena pohon itulah yang menjadi penanda pos 3. Karena alasan mistis, para pendaki enggan mengabadikan pohon itu dalam bentuk foto maupun video. Bahkan mereka juga enggan singgah di pohon itu. Beberapa kesaksian menjelaskan bahwa kejadian aneh terjadi waktu mereka singgah di pohon itu: tiba-tiba hujan, angin kencang, dan lainnya

Ritual Di Gunung Bawakaraeng

Idhul Adha merupakan salah satu hari besar bagi seorang Muslim, banyak sekali warga dari berbagai daerah menuju ke puncak gunung Bawakaraeng untuk melakukan salat Idul Adha. untuk info lebih lengkapnya penulis menguti langsung dari http://gudang-misteri.blogspot.co.id

Banyak sekali warga dari berbagai daerah menuju ke puncak gunung Bawakaraeng untuk melakukan salat Idul Adha dan ritual. Mereka datang sehari sebelum hari raya dan menginap di puncak dengan bekal dan pakaian hanya seadanya. Esok subuhnya, mereka pun memulai salat Idul Adha dan ritual. Mereka biasanyamemberikan sesajian - sesajian untuk mencari berkah serta keselamatan, seperti: gula merah untuk mencari manisnya dunia, kelapa untuk mencari nikmatnya dunia, lilin untuk mencari terangnya dunia, dan sebagainya.



Banyak pendapat yang menyatakan bahwa warga yang ke puncak Bawakaraeng untuk melaksanakan ibadah haji, tapi pendapat tersebut dibantah oleh Tata Rasyid, seorang penjaga dan pemerhati Bawakaraeng. Dia menegaskan, " Yang benar itu warga yang naik ke puncak untuk melaksanakan lebaran haji, bukan naik haji. Naik haji itu di Mekkah."

Masyarakat Bawakaraeng yakin bahwa Gunung Bawakaraeng merupakan lokasi berkumpulnya para wali. Cerita mistis yang menyebar di masyarakat seputar gunung tersebut beraneka ragam. Alkisah, pada zaman kerajaan Gowa, ada seorang ulama yang naik haji lewat Gunung Bawakaraeng dengan dibantu malaikat. Ada pula cerita lain yang mengatakan bahwa zaman dulu ada seseorang yang sangat ingin naik haji tapi tidak mampu. Dia lalu mendapatkan bisikan untuk naik ke Gunung Bawakaraeng sebagai ganti naik haji. Setiap tanggal 10 Zulhijah, masyarakat sekitar daerah itu melaksanakan salat Idul Adha di puncak Bawakaraeng (dan/atau di puncak Lompobattang di sebelahnya). Meski tidak jarang jatuh korban tewas akibat tergelincir dan masuk jurang, namun ritual tersebut tetap dipelihara sampai sekarang.


Tragedi kebakarang Gunung bawakaraeng

Bagi warga sekitar pegunungan pasti tau hal ini, tragedi ini baru-baru saja terjadi, dan akibatnya beberapa kabupaten di sekitar gunung Bawakaraeng terselimuti oleh asap yang disebabkan dari gunung bawakaraeng, selengkapnya penulis kutip dari www.mapalaptm.com


Kebakaran ini sebenarnya sudah terjadi sejak Kamis 15 Oktober lalu. Daerah-daerah yang terbakar di antaranya, pos lima dan pos enam. Sedangkan pos tujuh dan delapan sudah hangus terbakar sejak beberapa waktu lalu.

Warga dua kabupaten, yakni Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Bulukumba mulai was-was menyusul kebakaran Hutan Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Bantaeng.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Bantaeng, AM Akil, menyampaikan bahwa kebakaran tersebut diduga disebabkan kesengajaan oknum yang tidak bertanggung jawab.

" Titiknya berada di Kecamatan Bontolojong, Kabupaten Bantaeng. Ini diduga dibakar oleh oknum warga tak bertanggungjawab," katanya.

Peristiwa kebakaran tersebut terlihat jelas di Kabupaten Bulukumba dan di Kabupaten Sinjai.

Meski titik kebakaran berada di Kabupaten Bantaeng, tetapi warga di dua daerah tersebut tetap khawatir karena menduga akan menjalar ke hutan dari dua daerah tersebut.

Tragedi Longsor di Gunung Bawakaraeng



Lebih lanjut ke masa lalu, tragedi longsor pada hari jumat tanggal 26 Maret 2004 lokasi longsor di kaki Gunung Bawakaraeng ini banyak menelan korban dan di perkirakan sampa 30 jiwa yang meninggal dan menimbun ribuan area persawahan dan perkebunuan warga dan juga mengakibatkan aliran sungai menjadi kecil setiap musim hujannya lumpur dari Gunung Bawakareng menjadi masuk ke bendungan Bili bili bendungan terbesar di Sulawesi Selatan yang ada di Kabupaten Gowa dan smenjadi sumber air di gowa dan makassar lumpur juga mengalir ke sungai Jenneberang sungai yang membelah Sungguminasa ibukota Kabupaten Gowa.Gunung Bawakaraeng yang tingginya 2.705 mdpl ini juga menjadi areal pendakian para Pecinta Alam.

Jalur pendakian ada 10 titik pos yang ditetapkan di Gunung Bawakaraeng, entah itu ditentukan oleh siapa. dan berikut penulis paparkan Jalur pendakian Gunung Bawakaraeng

Jalur Pendakian Gunung Bawakaraeng


Ok, seperti postingan penulis sebelumnya tentnag Pendakian Gunung LompoBattang , dimana penulis memberika juga jalur pendakiannya, begitupung dengan jalur pendakian Gunung bawakaraeng. berikut selengkapnya:

Pendakian dimulai dari Desa Lembanna, medan yang dilewati berupa perkebunan penduduk, lalu mulai masuk pintu hutan pinus dan untuk mencapai pos I dibutuhkan waktu perjalanan kurang lebih 1 jam pos I sudah mencapai ketinggian 1650 mdpl.

Perjalanan terus hingga mencapai pos II di perlukan waktu tidak lebih dari 1 jam perjalanan disini terdapat mata air yang mengalir perjalanan belum terlalu mendaki dan masuk vegetasi hutan khas Sulawesi untuk menuju pos III waktu dan jarak tempu tak berbeda dengan sebelumnya pos IV juga terdapat sumber air dan dapat mendirikan tenda. Pos V di tempuh 1 jam perjalanan dari pos IV terdapat juga sumber air tapi lumayan jauh dan luas untuk tempat peristirahatan (camp, selanjutnya dari pos V menuju Pos VI mulai mendaki sepanjang perjalanan banyak pohon yang tumbang akibat kebakaran jika perjalanan Pos V ke Pos VI sudah gelap sebaiknya berhati hati karena banayak pendaki yang tersesat di area itu, karena jalur tidak terlihat jelas akibat kebakaran hutan.



Pos VI ke Pos VII akan melewati hutan lebat perjalanan terus dan mendaki dan mulai berganti vegetasi hutan yang berbada dan diperkirakan memakan waktu 2 jam akan tiba di Pos VII yang puncak ketinggian 2710 sering juga di sebut puncak kedua Gunung Bawakaraeng pemandangan yang indah dikarenakan lumayan terbuka. Pos VII ke Pos VIII disinilah sering terjadi badai dan juga jalur yang naik turun melewati dua titik puncak yang ketinggianya 2700 mdpl, samap di Pos VIII terdapat sumber air pemandangan rumput savana yang besar terfasilitasi tempat camp yang cukup 2 tenda pendaki biasanya melanjutkan perjalananya menuju puncak Gunung Bawakaraeng pada ke esokan harinya suhu pada malam hari di pos VII mencapa 8-10 celcius.



Pos VIII ke Pos IX mulai menanjak melewati hutan basah dan lebat dan diperjalanan ini kita dapat melihat lokasi pasca longsor yang terjadi pada 2004 silam sampai Pos IX daerah yang cukup luas untuk mendirikan tenda dan bermalam untuk mempersiapkan keesokan paginya menuju Pos X yang merupakan pos terkahir sebelum sampai di puncak Gunung Bawakaraeng rute yang dilalui sedikit menajak.


Pos X ini juga terdapat lokasi camp tpi tidak terdapat sumer air cuma terdapat sumur di tengah perjalanan menuju puncak yang ga di sekitar lereng gunung memiliki mitos terhadap sumur tersebut, jangan heran kalau di sekitar sumur itu terdapat sesajen untuk para leluhur dan wali yang sudah di percayai dari leluhur mereka, jalur ke puncak pun lumayan extrem pemandangan yang luas terbentang memicu angin begitu kencang.


Puncak Gunung Bawakaraeng. Pemandangan Di puncak Gunung Bawakaraeng termasuk puncak ter indah di sulawesi selatan puncak gunung bawakareng tak herang jika setiap minggunya puncang gunung bawakaraeng dipenuhi pendaki khususnya dari sulawesi selatan.
Gunung Bawakareang. Sumur yang terdapat di sebelum puncak kireramatkan oleh masyarakat biasanaya mereka mengambil dari sumur tersebut dan membawahnya pulang ada juga batu yang sering digunakan sebagai alat bagia para pesiarah masyarakat yang di sekitar lereng Gunung Bawakaraeng.

Dan dibawah ini adalah Beberapa galeri di gunung bawah karaeng, Penulis dapatkan dan kumpulkan dari beberapa teman dekat penulis dan sudah mendapatkan ijin publikasi.

Gambar Pesona Gunung Bawakaraeng



Ok, Semoga tulisan ini dapat bermanfaat, dan bagi anda Pecinta Alam di sulawesi selatan, penulis sangat rekomendasikan untuk menjelajahi keindahan Gunung Bawakaraeng. Terimakasih penulis ucapkan untuk teman-teman yang telah bersedia memberikan izin menggunakan Gambarnya, di antaranya Puput Melani, Nano dan Guntur.

Berita Jeneponto$type=complex$count=4$count=4$show=post$hide=/search/label/Berita%20Jeneponto

Trending$type=sticky$count=4$$hide=/search/label/Features$show=post

Name

#HIPERMATA #HIPERMATASATU,1,#Mubes,1,#Takalar,1,Artikel,6,Berita Jeneponto,37,Bisnis,1,Ekonomi,4,Featured,1,Features,4,Film Makassar,3,Hiburan,15,Hukum,1,indonesia,2,International,1,irmabata,1,Jeneponto,18,Kampus,10,latoafilm,1,mahasiswa,1,Makassar,3,masjid,1,Meme Makassar,7,musik,4,Nasional,2,Olahraga,3,Pendidikan,10,Politik,15,Puisi,6,ramadan,1,Regional,3,remajamasjid,1,Sastra,9,Sejarah,6,seni,7,Takalar,2,teater,3,Tradisi,5,Video,5,Wisata,12,
ltr
item
Kareba Terkini: Pendakian Gunung Bawakaraeng Sulawesi Selatan
Pendakian Gunung Bawakaraeng Sulawesi Selatan
Pendakian Gunung Bawakaraeng Sulawesi Selatan, info gunung bawakareng, pesona gunung bawakaraeng
https://4.bp.blogspot.com/-dK5f3lsK3yA/VnBCMbsQ0UI/AAAAAAAAEYQ/V6eR5hHp2mw/s640/3.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-dK5f3lsK3yA/VnBCMbsQ0UI/AAAAAAAAEYQ/V6eR5hHp2mw/s72-c/3.jpg
Kareba Terkini
http://www.karebaterkini.com/2016/06/pendakian-gunung-bawakaraeng-sulawesi.html
http://www.karebaterkini.com/
http://www.karebaterkini.com/
http://www.karebaterkini.com/2016/06/pendakian-gunung-bawakaraeng-sulawesi.html
true
3725051222179516780
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus By Home HALAMAN POST View All REKOMENDASI LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 jam yang lalu $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago 5 Minggu yang lalu Pengikut Ikuti Konten Premium Bagikan untuk membuka Salin Semua Kode Pilih Semua Kode All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy